| Penghitungan PPh Pasal 21 atas Gaji Kehormatan anggota KPU Kota Tanjung Balai | |||||
| pada bulan Oktober 2013 | |||||
| Nama Wajib Pajak | Drs Firmansyah | Amrin MS | Amrizal, SE | Irfan Nst, S.Sos | Zulfahmi, SE |
| NPWP | 09.840.148.2-115.000 | 68.645.460.4-115.000 | 14.033.657.9-115.000 | 68.645.461.2-115.000 | 68.645.459.6-115.000 |
| Gaji kehormatan setelah kenaikan | 6.800.000 | 5.550.000 | 5.550.000 | 5.550.000 | 5.550.000 |
| Biaya jabatan 5% max Rp 500.000 | 340.000 | 277.500 | 277.500 | 277.500 | 277.500 |
| Penghasilan netto | 6.460.000 | 5.272.500 | 5.272.500 | 5.272.500 | 5.272.500 |
| Status sesuai KK | K/2 | K/0 | K/3 | K/1 | K/3 |
| PTKP sebulan | 2.531.250 | 2.193.750 | 2.700.000 | 2.362.500 | 2.700.000 |
| Penghasilan Kena Pajak | 3.928.750 | 3.078.750 | 2.572.500 | 2.910.000 | 2.572.500 |
| PPh Pasal 21 | 196.438 | 153.938 | 128.625 | 145.500 | 128.625 |
| Penghasilan setelah dipotong pajak | 6.603.563 | 5.396.063 | 5.421.375 | 5.404.500 | 5.421.375 |
| PTKP | setahun | sebulan | |||
| Untuk diri WP | Rp 24.300.000 | Rp 2.025.000 | |||
| WP kawin | 2.025.000 | 168.750 | |||
| Tanggungan 1 | 2.025.000 | 168.750 | |||
| Tanggungan 2 | 4.050.000 | 337.500 | |||
| Tanggungan 3 | 6.075.000 | 506.250 | |||
| Lapisan tarif | |||||
| 5% | Rp 50.000.000 | ||||
| 15% | Rp 250.000.000 | ||||
| 25% | Rp 500.000.000 | ||||
| 30% | dst | ||||
Sabtu, 28 September 2013
PPh Pasal 21 atas Uang Kehormatan Anggota KPU
Minggu, 15 September 2013
Makalah Terstruktur: Menyongsong Pemilu yang Akuntable, Efektif dan Efisien
Tulisan ini disusun untuk memenuhi syarat calon anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjung Balai periode 2013 s.d. 2018.
1.
Kepemimpinan
a. Saya
beri nilai 96 untuk kepemimpinan, sebab saya ingin memimpin penyelenggaraan
pemilihan umum (pemilu) di Kota Tanjung Balai insyaallah berlangsung jujur,
adil, tertib, transparan, professional, proporsional, akuntabel, efisien,
effektif, damai, lancar tanpa konflik dan sengketa; karena melibatkan peserta
pemilu, panitia pengawas, pemantau dan pemerhati pemilu; menghadirkan lebih
banyak pemilih terdaftar ke TPS yang hasilnya dipercaya masyarakat luas dan
peserta pemilu. Tanpa kecurangan sedikit pun pada tiap tingkatan, mulai dari KPPS,
PPS, PPK maupun di tingkat KPU Kota Tanjung Balai sehingga lebih baik dari
periode sebelumnya.
Kepemimpinan merupakan perpaduan perangai yang memungkinkan
seseorang mampu mendorong pihak lain menyelesaikan tugasnya.
b. Ketika proses pembentukan anggota PPK dan PPS
berlangsung, pada saat wawancara saya menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan
tugas dan tanggung jawabnya dan memintanya menguraikan cara dia menangani
masalah yang lazim muncul pada tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap
merampungkan pemilu, agar ia pada saat terpilih terdorong mencari tahu tugasnya
dari waktu ke waktu selama tahapan pemilu berlangsung. Dan terdorong menemukan
cara yang tepat menyelesaikan tugas tersebut pada rentang waktu yang
ditentukan. Sehingga saya selalu dapat menemukan semangat merampungkan tugas
yang bersahut-sahutan antar jajaran penyelenggara pemilu, walaupun gaji mereka
jauh di bawah kebutuhan hidup minimum, peralatan kerja yang minim, dan dukungan
yang rendah dari sekretariat.
Memberikan keteladanan dalam menangani tugas-tugas
penyelenggaraan pemilu, dalam hal kesediaan bekerja di luar jam dinas kantor
kala diperlukan, dan menyediakan sendiri alat kerja, telah disemai kepada PPK,
PPS dan pegawai sekretariat KPU Kota Tanjung Balai.
Dengan suka rela membagi pengetahuan, teknik dan kiat
menggunakan komputer dalam bekerja pun telah dirasakan PPS dan PPK sebagai
tambahan penghasilan yang khas, sehingga mereka mendapat kepuasan dan menemukan
manfaat sampingan menjadi penyelenggara pemilu.
Sehingga Wildan Sutoyo Dalimunthe sehari-hari bekerja sebagai
tukang bangunan, Abdul Halim Ch, BSc pensiunan perawat kesehatan, keduanya PPS
kelurahan Bunga Tanjung, Sahrul Effendi PPS Pulau Simardan, Fuji Maulida Sirait
PPS Selat Lancang, Wildan Amran PPS Tanjung Balai Kota I, Sri Mulyati, SE PPS
Karya, Jefri Errada PPS Keramat Kubah kelimanya pegawai kelurahan; Edi Hasibuan
PPS Selat Tanjung Medan, Tumpal Siagian PPS Gading, Ir Khairuddin PPS Pasar
Baru, Jumadi PPS kelurahan Perjuangan, Ema Iriani PPS Perwira kelimanya adalah
kepala lingkungan; Junaidi, SPd, SH PPS Indrasakti, Putri Maulida, SPd PPS
Matahalasan, Junaidi, SPd PPS Tanjung Balai Kota III, Makhyaruddin PPS Semula
Jadi keempatnya guru, Raja Iskandar PPS Sijambi sehari-hari bekerja serabutan, Hermansyah
Hasibuan PPS Kelurahan Sejahtera sehari-hari bekerja sebagai tukang pangkas;
sudah tergerak membeli lap top dengan dana sendiri, agar bisa secara mandiri
menyelesaikan penyusunan Daftar Pemilih dan surat-menyurat PPS. Demikian pula
semua anggota PPK Tanjung Balai Utara telah membeli lap top masing-masing, juga
Hasbullah PPK Datuk Bandar Timur, Guntur dan Rika Syahfitri PPK Teluk Nibung, dan
Irwan PPK Sei Tualang Raso.
Menunjukkan cara kerja yang ringkas dan mudah dengan
menggunakan komputer dalam memutakhirkan daftar pemilih kepada anggota PPS dan
PPK sehingga hasil pemutakhiran data pemilih oleh Pantarlih dari rumah ke
rumah, dapat diselesaikan (ditindak lanjuti) PPS atau PPK dalam waktu 10 menit
untuk setiap TPS. Sehingga gaji yang rendah Rp 450.000 perbulan bagi anggota PPS
dan Rp 1.000.000 bagi anggota PPK yang mereka terima dari negara terasa menjadi
pantas, karena pekerjaan sebagai PPS/PPK tidak memerlukan waktu yang lama untuk
menyelesaikannya. Sementara pekerjaan mereka mencari nafkah di luar kepemiluan
tidak terbengkalai.
2.
Integritas
a. Nilai
integritas 97, karena pemilu yang berkualitas dan tertib yang hasilnya
dipercaya semua pihak hanya terwujud dari penyelenggara yang berintegritas
baik.
b. Ketika
rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara pemilihan umum Gubernur
Sumatera Utara di tingkat KPU Kota Tanjung Balai berlangsung, saya menolak
menandatangani hasil penghitungan suara, karena perolehan suara pasangan Gatot-Tengku
Erry berkurang 2 (dua), akibat PPS kelurahan Sirantau tidak pas (cermat) menyalin
rekapitulasi perolehan suara. Berkurangnya 2 suara tersebut berlanjut ke rekapitulasi
tingkat PPK Datuk Bandar dan rekapitulasi tingkat KPU Kota Tanjung Balai.
Dalam rapat pleno
terbuka rekapitulasi penghitunan suara, ketika itu Panwaslu Kota Tanjung Balai menolak
revisi perolehan suara Gatot-Tengku Erry karena kekeliruan penghitungan belum diterapkan
di rekapitulasi tingkat PPK Datuk Bandar dan belum diberitahu ke Panwaslu
sebelum acara rapat pleno rekapitulasi di tingkat KPU Kota Tanjung Balai
berlangsung. Dan saksi pasangan Gatot-Tengku Erry (berdasarkan hasil quick
count pada saat itu sudah diketahui sebagai pemenang) tidak keberatan pula atas
realitas berkurangnya perolehan suara tersebut.
Saya menolak menandatangani
hasil rekapitulasi penghitungan suara tersebut karena ada suara peserta pemilu
yang berkurang walaupun hanya 2. Sebab berkurangnya suara sudah diungkapkan
dalam rapat pleno tersebut. Panwaslu dan masing-masing saksi peserta pemilu pun
sudah memeriksa catatan masing-masing, Semua saksi peserta pemilu dan Panwaslu sudah
menyadari telah terjadi kekurangan perolehan suara Gatot-Tengku Erry, tetapi rekan
sejawat lainnya bersikap menolak koreksi.
Contoh yang lain, Daftar Pemilih di kota Tanjung Balai
ketika Pemilu Walikota 2010 dan Pilgubsu 2013 memuat kolom Nomor Kartu
Keluarga, sementara secara regional dan nasional belum mencantumkannya. Baru
mulai dicantumkan pada Pemilu DPR, DPD dan DPRD 2014. Inisiatif ini dapat diterapkan
karena jumlah kolom daftar pemilih di peraturan cuma mengatur jumlah kolom yang
minimal, dan sanggahan dari ke-4 anggota KPU Kota Tanjung Balai lainnya dapat
direduksi melalui dialog, sehingga dapat diimplementasikan. Tujuannya untuk memudahkan
KPPS membagikan Surat Pemberitahuan Tempat dan Waktu Pemungutan Suara atau
Surat Undangan (C6) kepada pemilih, karena anggota keluarga tercantum berurutan
tanpa diselingi orang lain, dan juga untuk memudahkan pencarian pemilih yang
ganda.
Ketika Pemilu Gubernur Jakarta 2012 putaran I usai, Jimly
Asshiddiqie ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) di
Republika online, menyatakan, ke rumahnya diserahkan Undangan Memilih selain
untuk dirinya dan keluarganya juga menerima 2 Undangan Memilih orang lain yang
tidak mereka kenal, sementara ia juga mendengar keluhan banyak orang yang tidak
menerima Undangan Memilih. Berita tersebut saya tanggapi dengan menawarkan
jalan keluar, agar masalah tersebut tidak terulang kembali, saya sarankan KPU
DKI Jakarta pada putaran ke II agar mencantumkan
Nomor Kartu Keluarga di Daftar Pemilih, sehingga Undangan Memilih dapat
diserahkan tepat sasaran.
Karena berita dan tanggapan tersebut dibaca secara online
juga oleh anggota KPU Pusat, maka pencantuman kolom Nomor Kartu Keluarga mulai diatur
di pasal 9 ayat (2) Peraturan KPU nomor 9 tahun 2013 tentang Penyusunan Daftar
Pemilih Pemilu DPR, DPD dan DPRD.
Integritas
adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik, satunya
kata dengan perbuatan, amanah, dapat dipercaya, jujur, cakap dan mampu
menyelesaikan tugas dengan baik, serta teguh menegakkan yang benar walaupun
sendiri saja.
3.
Independensi
a. Saya
beri nilai 98 untuk independensi, karena saya ingin menjadi penyelenggara
pemilu yang adil dan profesional, tidak
berat sebelah, tidak condong kepada partai manapun, dan tidak berminat condong
kepeserta pemilu yang mana pun juga, sehingga dapat memperlakukan peserta
pemilu secara setara, seimbang, proporsional, santun dan beradab.
b. Pada
saat verifikasi dukungan calon anggota DPD, beberapa anggota PPK yang bertugas
melakukan verifikasi faktual bertanya kepada saya, apakah dukungan atas calon
anggota DPD yang muslim dianggap saja semua memenuhi syarat agar mereka dapat
lolos sebagai peserta pemilu 2014; dan atas calon anggota DPD yang non muslim
diperlakukan apa adanya.
Ketika itu saya
jawab dengan rasa geram, “perlakukan saja semua calon anggota DPD apa adanya, setara,
tanpa pandang bulu.”
Lalu saya
katakan, “sebenarnya salah satu dari calon anggota DPD adalah teman saya waktu
kecil di Panti Asuhan Muhammadiyah Medan. Dia sudah meminta saya agar
membantunya. Tetapi saya tidak akan menyebutkan siapa namanya, kepada kalian,
tidak juga kepada anggota KPU lainnya dan sekretariat. Sekedar menyebutkan
namanya pun tidak akan saya lakukan, karena saya berpendapat, baru segini
wewenang kita peroleh, untuk apalah kita nodai. Kita lakukan saja verifikasi
dukungan calon anggota DPD sesuai standar, bila pendukung mengatakan mendukung,
tulis ‘memenuhi syarat’, kalau pendukung mangatakan tidak mendukung, tulis
‘tidak memenuhi syarat’.”
Pada saat
rekapitulasi dukungan calon anggota DPD, teman yang sudah dianggap saudara
tersebut, karena sama-sama diasuh dan dibesarkan di Panti Asuhan Muhammadiyah,
tidak lolos dan harus memperbaiki daftar dukungan.
Pada verifikasi
dukungan yang kedua, dukungannya di Kota Tanjung Balai tetap lebih banyak
‘tidak memenuhi syarat yakni 4’, yang ‘memenuhi syarat cuma 2’.
c. Sikap saya ketika terdapat kepentingan
partai politik tertentu meminta kepentingannya diakomodasi dan jika tidak
diakomodasi akan terjadi keguncangan politik yang besar, menolaknya dengan cara yang bijaksana. Lalu menghela napas dalam-dalam
sambil istighfar, bertasbih, bertahmid, bertahlil dan bertakbir dalam hati atau
dengan suara berbisik, agar segera mendapat taufik, hidayah dan kekuatan dari
Allah, lalu berdoa agar Allah menimbulkan rasa takut ke dalam hati dan pikiran
pengurus partai politik tersebut. Lalu mengamati situasi sambil membicarakannya
dengan ke-4 komisioner lainnya dan sekretaris. Bila ancaman keguncangan politik
tidak dapat kami redam sendiri, secepatnya berkoordinasi dengan KPU Provinsi
dan melaporkannya kepolisi.
4. Kompetensi Kepemiluan
a. Pemilu penting dalam negara demokrasi, karena ia merupakan prosedur penyerahan
kekuasaan (kedaulatan) dari rakyat kepada wakilnya (calon eksekutif dan
legislative) untuk memimpin penyelenggaraan negara, mengawasi penyelenggaraan negara,
merencanakan dan mengawasi keuangan negara, menyalurkan aspirasi politik rakyat,
dan untuk membuat undang-undang dan peraturan.
b. Hubungan antara sistem
pemilu, sistem kepartaian, dan sistem pemerintahan
Demokrasi
dirumuskan, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, direalisasikan melalui system
pemilu, secara berkala setiap 7 tahun, 6 tahun, 5 tahun, atau 4 tahun sekali; di
berbagai negara yang menganut system pemerintahan presidentiil maupun
pemerintahan parlementer. Atau dilaksanakan lebih cepat dari itu, manakala
pemerintah gagal mendapat persetujuan/kepercayaan dari parlemen, sebagaimana
yang lazim terjadi pada system pemerintahan parlementer.
Pemilu
diselenggarakan oleh suatu komisi yang bersifat nasional, tetap dan mandiri. Di
Indonesia pada masa orde baru pemilu diselenggarakan oleh pemerintah.
Pemilu
DPR dan DPRD diikuti oleh partai politik, pada 2009 dan 2014 menggunakan system
proporsianal terbuka, pada pemilu 2004 menggunakan system proporsional dengan
daftar calon terbuka. Pemilu DPD dilaksanakan dengan system distrik berwakil
banyak. Calon presiden dan wakil presiden diajukan oleh partai politik atau
gabungan partai politik. Peserta pemilu Gubernur, Bupati/Walikota dan wakilnya
adalah partai politik, gabungan partai politik dan perorangan.
Rakyat sebagai pemegang kedaulatan,
masing-masing memiliki tanggung jawab, hak dan kewajiban ketika menunjukkan
kedaulatannya, harus disalurkan secara tertib agar kedaulatan seseorang tidak
berbenturan dengan kedaulatan orang lain, melalui system pemilu yang demokratis,
langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, yang pesertanya adalah pemuka masyarakat
selaku perorangan dan perorangan yang terorganisir dalam system partai politik,
satu, dua, tiga ataupun multi partai, guna memilih pemimpin yang akan menyelenggarakan
system pemerintahan guna mengurus dan melayani seluruh lapisan masyarakat,
serta memilih wakil rakyat yang akan menjalankan fungsi pengawasan, menyalurkan
aspirasi politik rakyat, membuat undang-undang dan peraturan sebagai landasan
bagi semua pihak dalam menjalankan fungsi masing-masing, serta merumuskan
anggaran pendapatan dan belanja untuk membiayai pelaksanaan fungsi-fungsi
tersebut di setiap tingkatan pemerintahan, dari pusat hingga ke daerah.
c. Siklus/tahapan
penyelenggaraan pemilu, terdiri dari 3 tahapan kegiatan, yakni :
- Tahapan persiapan
- Tahapan pelaksanaan
- Tahapan penyelesaian
Siklus/tahapan
penyelenggaraan pemilu merupakan rangkaian berbagai kegiatan dalam rentang
waktu yang ditentukan oleh undang-undang atau peraturan pelaksanaan
undang-undang berupa kegiatan persiapan, pelaksanaan dan penyelesaian pemilu,
yang diurai menurut jenis kegiatan, tenggat waktu dan subjek pelaksananya, yang
berawal dari kegiatan perencanaan program dan anggaran serta penyusunan
peraturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu; puncaknya adalah pemungutan suara
dan rekapitulasi penghitungan suara; disudahi dengan kegiatan pengucapan
sumpah/janji calon terpilih dan penyusunan laporan pertanggung jawaban
keuangan. Disusun untuk menjadi pedoman waktu bagi struktur organisasi KPU,
pengawas, pemantau, peserta pemilu, Direktur Jenderal Anggaran, Polisi,
pemerintah dan warga negara secara bersinergi menjalankan fungsi masing-masing.
d. Untuk menciptakan pemilu yang
berkualitas, saya akan melakukan:
Mengangkat, melatih dan membimbing staf menggunakan aplikasi
komputer untuk menangani tugas memutakhirkan daftar pemilih dan penghitungan cepat
suara pemilu, 1 orang perkecamatan di sekretariat KPU Kota Tanjung Balai.
Karena selama ini PPK dan PPS tidak
dapat dilatih, dibimbing dan diawasi secara intensif, dan terasa tidak
manusiawi dengan gaji rendah di bawah kebutuhan hidup minimum, jika diharuskan
mencurahkan waktu dan perhatiannya menangani ke 2 hal itu secara intens, dengan
meninggalkan pekerjaan mencari nafkah yang cukup untuk keluarganya, juga kendala mendapatkan anggota PPK dan PPS yang
mahir komputer berusia minimum 25 tahun sesuai batasan UU 15 tahun 2011 tentang
Penyelenggara Pemilu. Sehingga PPS dan PPK terkait pemutakhiran daftar pemilih,
berfungsi menerima dan meneruskan laporan Pantarlih dan masyarakat ke KPU Kota
Tanjung Balai, serta meneliti, mengesahkan dan mengumumkan hasil cetak Daftar
Pemilih.
Agar Undangan Memilih secara optimum dapat diserahkan kepada yang
bersangkutan atau melalui keluarganya. Pemilih terdaftar yang belum diserahi
Undangan Memilih akan dimonitor dan ditabulasi pada H-1 dilaporkan via sms oleh
ketua KPPS, lalu diverifikasi faktual oleh PPS dan PPK bila ada Undangan
Memilih yang tidak dapat diserahkan.
Untuk menjaga kemurnian hasil perolehan suara tiap-tiap peserta
pemilu, penghitungan cepat akan dilakukan di tingkat KPU Kota Tanjung Balai
menggunakan aplikasi komputer oleh staf yang disebut di atas. Sehingga hasil
pemilu legislative 12 jam, pilpres dan pemilukada 4 jam setelah pemungutan
suara ditutup, sudah terkumpul dan selesai ditabulasi, yang dapat diakses
peserta pemilu, panwas, pemantau, pers maupun caleg. Sehingga Rekapitulasi
Penghitungan Suara di tingkat PPS dan PPK dapat diawasi optimum, insyaallah tiada
kecurangan dan kesilapan. Aplikasi komputer yang sama juga akan diberikan
kepada PPK dan PPS atau sekretariatnya agar mereka dapat juga melakukan
penghitungan cepat, sehingga dapat dicek & ricek akurasinya sebelum Rapat
Rekapitulasi Penghitungan Suara yang formal digelar.
Rencana tersebut belum dapat diterapkan pada masa yang lalu,
karena komputer yang baik belum tersedia cukup, begitu pula staf yang mahir
komputer, karena penerimaan pegawai belum mengutamakan kemahiran menggunakan komputer.
Semoga seleksi anggota KPU mendatang tak lagi menyertakan test buta warna, agar saya dapat bersaing dalam seleksi yang tidak diskriminatif, insyaallah.
Semoga seleksi anggota KPU mendatang tak lagi menyertakan test buta warna, agar saya dapat bersaing dalam seleksi yang tidak diskriminatif, insyaallah.
Jumat, 23 Agustus 2013
Menguatkan Rupiah
Pelemahan rupiah yang tengah berlangsung sebaiknya disikapi dengan bijak untuk mawas diri massal, karena kita telah lalai mensyukuri yang ada di negeri kita, serta lalai memakmurkan bumi dan manusia.
Yang penting pelemahan rupiah jangan diikuti kepanikan massal. Karena kalau kita panik bareng-bareng, dapat membuat rupiah makin melemah. Cukuplah yang panik itu, orang yang masih menjadikan mata uang sebagai komoditi, karena itu adalah siksa bagi mereka.
Kegiatan impor cabai, bawang, daging sapi sudah bisa dihentikan, karena lebaran telah usai.
Pemerintah agar segera mengumumkan stimulan pembangunan infrastruktur jalan, listrik dan telekomunikasi untuk mendukung kegiatan produksi pertanian, sehingga produksi pertanian rakyat dapat bergairah karena bisa dipasarkan.
Pembangunan pembangkit listrik tenaga air diperbanyak, mulai dari air terjun yang
berkapasitas kecil hingga yang besar, jangan disia-siakan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya. Sehingga PLN segera berada dalam tahap transisi meninggalkan pembangkit listrik tenaga diesel, agar dana subsidi listrik segera dapat dialihkan ke pembangunan jalan tol trans Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua.
Pemerintah mendorong pengolahan sampah hayati, dan hasil pertanian yang berlimpah dan harga jualnya rendah menjadi kompos dan benzine, untuk digunakan sebagai pupuk dan bahan bakar kenderaan, sehingga impor bahan bakar minyak menuju nol, yang terlalu banyak menyedot devisa dan dana subsidi.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". QS Ibrahim: 7.
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS Al A’raf: 96.
Yang penting pelemahan rupiah jangan diikuti kepanikan massal. Karena kalau kita panik bareng-bareng, dapat membuat rupiah makin melemah. Cukuplah yang panik itu, orang yang masih menjadikan mata uang sebagai komoditi, karena itu adalah siksa bagi mereka.Kegiatan impor cabai, bawang, daging sapi sudah bisa dihentikan, karena lebaran telah usai.
Pemerintah agar segera mengumumkan stimulan pembangunan infrastruktur jalan, listrik dan telekomunikasi untuk mendukung kegiatan produksi pertanian, sehingga produksi pertanian rakyat dapat bergairah karena bisa dipasarkan.
Pembangunan pembangkit listrik tenaga air diperbanyak, mulai dari air terjun yang
berkapasitas kecil hingga yang besar, jangan disia-siakan, termasuk pembangkit listrik tenaga surya. Sehingga PLN segera berada dalam tahap transisi meninggalkan pembangkit listrik tenaga diesel, agar dana subsidi listrik segera dapat dialihkan ke pembangunan jalan tol trans Sumatera, Sulawesi, Kalimantan dan Papua.
Pemerintah mendorong pengolahan sampah hayati, dan hasil pertanian yang berlimpah dan harga jualnya rendah menjadi kompos dan benzine, untuk digunakan sebagai pupuk dan bahan bakar kenderaan, sehingga impor bahan bakar minyak menuju nol, yang terlalu banyak menyedot devisa dan dana subsidi.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". QS Ibrahim: 7.
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS Al A’raf: 96.
Kamis, 22 Agustus 2013
Memahami Tragedi Mesir
Peristiwa yang berlangsung di Mesir adalah azab, akibat
tidak sabar dan tertib dalam antrian menjadi penguasa dan bertoleransi ketika berbeda aspirasi. Seperti kaum
Tsamud tidak suka antrian dengan ‘unta cobaan’ memperoleh air minum di telaga,
sehingga kaum tersebut musnah oleh gempa dahsyat. Untuk memahami kekacauan tersebut,
itu adalah terapan hukum qisas.
65. Katakanlah: "Dialah yang berkuasa untuk
mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia
mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan
merasakan kepada sebahagian) kamu keganasan sebahagian yang lain.
Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih
berganti agar mereka memahami (nya).
66. Dan
kaummu mendustakannya (azab) padahal azab itu benar adanya. Katakanlah:
"Aku ini bukanlah orang yang diserahi mengurus urusanmu". QS Ali Imran:
65-66.
37. Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab) -Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. QS Al Anbiyaa’: 37.
37. Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa. Kelak akan aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (azab) -Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. QS Al Anbiyaa’: 37.
45. Dan kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At
Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan
hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada
kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu
(menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut
apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim. QS Al
Maaidah: 45.
Tragedi Mesir, menjadi hikmah bagi kita, bahwa masa jabatan penguasa hasil pemilihan umum (pemilu) jangan dirongrong dengan menuntutnya mundur, harus dipertahankan hingga masa periode berakhir, kecuali sudah ada putusan pengadilan yang bersifat tetap menyatakan ia bersalah. Kedua, penguasa yang tumbang karena unjuk rasa, tidak boleh digilir oleh orang yang berperan dalam unjuk rasa. Ketiga, Reformasi Indonesia 1998 tetap kondusif hingga hari ini, karena Amien Rais tidak menjadi Presiden, karena ia adalah lokomotif reformasi 1998, ini sekaligus merupakan jawaban mengapa Amien Rais yang sudah mencapai posisi dominan dalam beberapa waktu pasca reformasi, tetapi secara santun menolak menjadi calon presiden untuk dipilih dalam sidang istimewa MPR Oktober 1999, lalu gagal terpilih pada pemilu presiden 2004.
Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya). QS Al Hijr: 5.
Bangsa Mesir dapat terhindar dari bencana, mungkin seperti yang dialami kaum Tsamud, sehingga Ikhwanul Muslimin dan golongan manapun, mau kembali tertib dalam menyalurkan aspirasi, dengan tidak melupakan bekerja mencari nafkah dalam kerangka memakmurkan bumi dan manusia. Demokrasi di negara Islam haruslah disalurkan menurut nilai-nilai yang terkandung dalam Islam.
Misalnya tidak menjadikan unjuk rasa sebagai mata pencaharian, dilakukan dengan tertib, tidak berlangsung terus-menerus, tidak memaksakan pendapat, dalam bingkai kesadaran bahwa kebenaran sejati, hanya pada Allah dan Dialah penjaganya.
Mengapa penguasa yang terpilih dalam pemilu harus tetap dipertahankan hingga akhir periode jabatannya ? Karena kekuasaan adalah pemberian Allah yang diberikan kepada orang tertentu saja, dalam jangka waktu tertentu pula. Maka setiap orang harus menghormati masa periode jabatan tersebut, agar tidak terjadi kekacauan dan balas dendam yang berulang-ulang.
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS Ali Imran: 26.
Misalnya tidak menjadikan unjuk rasa sebagai mata pencaharian, dilakukan dengan tertib, tidak berlangsung terus-menerus, tidak memaksakan pendapat, dalam bingkai kesadaran bahwa kebenaran sejati, hanya pada Allah dan Dialah penjaganya.
Mengapa penguasa yang terpilih dalam pemilu harus tetap dipertahankan hingga akhir periode jabatannya ? Karena kekuasaan adalah pemberian Allah yang diberikan kepada orang tertentu saja, dalam jangka waktu tertentu pula. Maka setiap orang harus menghormati masa periode jabatan tersebut, agar tidak terjadi kekacauan dan balas dendam yang berulang-ulang.
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS Ali Imran: 26.
Sabtu, 03 Agustus 2013
Idul Fitri 1434 H Kamis 8 Agustus 2013
Konjungsi geosentrik atau konjungsi atau ijtima’ adalah peristiwa ketika bujur ekliptika Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari dengan pengamat diandaikan berada di pusat Bumi. Peristiwaini akan kembali terjadi pada hari Selasa, 6 Agustus 2013 M, pukul 21 : 51 UT atau Rabu, 7 Agustus 2013 M, pukul 04 : 51 WIB atau pukul 05 : 51 WITA 06 : 51 WIT, yaitu ketika nilai bujur ekliptika Matahari dan Bulan tepat sama 134,582'. Periode sinodis Bulan sendiri terhitung sejak konjungsi sebelumnya hingga konjungsi yang akan datang ini adalah 29 hari 14 jam 36 menit.
Waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat di horizonteramati. Keadaan ini bergantung pada berbagai hal, yang di antaranya adalah semi diameter Matahari, efek refraksi atmosfer Bumi dan elevasi lokasi pengamat di atas permukaan laut (dpl).
Dalam perhitungan standar penentuan waktu terbenam Matahari, semi diameter Matahari dianggap 16’, efek refraksi atmosfer dianggap 34’ dan elevasi pengamat dianggap 0 meter dpl (Seidelmann, 1992). Berdasarkan hal ini Matahari terbenam di wilayah Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2013 paling awal terjadi pada pukul 17 : 38 WIT di Merauke dan paling akhir terjadi pada pukul 18 : 55 WIB di Sabang.
Maka hari raya Idul Fitri 1434 H jatuh pada hari Kamis 8 Agustus 2013
Waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat di horizonteramati. Keadaan ini bergantung pada berbagai hal, yang di antaranya adalah semi diameter Matahari, efek refraksi atmosfer Bumi dan elevasi lokasi pengamat di atas permukaan laut (dpl).
Dalam perhitungan standar penentuan waktu terbenam Matahari, semi diameter Matahari dianggap 16’, efek refraksi atmosfer dianggap 34’ dan elevasi pengamat dianggap 0 meter dpl (Seidelmann, 1992). Berdasarkan hal ini Matahari terbenam di wilayah Indonesia pada tanggal 7 Agustus 2013 paling awal terjadi pada pukul 17 : 38 WIT di Merauke dan paling akhir terjadi pada pukul 18 : 55 WIB di Sabang.
Maka hari raya Idul Fitri 1434 H jatuh pada hari Kamis 8 Agustus 2013
Sabtu, 27 Juli 2013
Jalan Keluar Kekacauan Mesir
Katakanlah: "Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebahagian) kamu keganasan sebahagian yang lain. Perhatikanlah, betapa Kami mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami silih berganti agar mereka memahaminya QS Alan’am: 65.
Ikhwanul Muslimin dan Muhammad Mursi harus insaf dan mawas diri atas kesalahan mereka ketika mendemo Husni Mubarak, memintanya meletakkan jabatan, sementara pemilihan presiden sudah dipersiapkan tinggal menunggu waktu 7 bulan lagi dan kesalahan ketika kekuasaan itu ada di tangan mereka. Tanpa penyesalan, ketertiban dan ketentraman; kekacauan yang berlangsung kini, sesungguhnya mereka telah menciptakan bencana bagi diri mereka sendiri, mereka lagi menyiksa diri.
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS Ali Imran: 26.
Ketertiban dan ketentraman lebih penting dari kekuasaan maka berjuanglah mewujudkannya. Kegiatan yang mengganggu ketertiban, ketentraman dan merongrong pemerintah yang hampir usai masa jabatannya dan tengah mempersiapkan peralihan kekuasaan melalui pemilihan umum, dengan mengadakan unjuk rasa dengan meninggalkan pekerjaan mencari nafkah, adalah gerakan yang mubazir dan hina. Bila ingin berkuasa capailah dengan cara yang ma'ruf, bukan dengan cara menciptakan kekacauan dan huru hara.
Agar bangsa Mesir tidak musnah seperti umat Nabi Shaleh yakni kaum Tsamud, mereka harus menegakkan ketertiban, ketentraman dan menghormati periode jabatan sebagaimana tersirat dalam anjuran Nabi Yusuf.
Ikhwanul Muslimin dan Muhammad Mursi harus insaf dan mawas diri atas kesalahan mereka ketika mendemo Husni Mubarak, memintanya meletakkan jabatan, sementara pemilihan presiden sudah dipersiapkan tinggal menunggu waktu 7 bulan lagi dan kesalahan ketika kekuasaan itu ada di tangan mereka. Tanpa penyesalan, ketertiban dan ketentraman; kekacauan yang berlangsung kini, sesungguhnya mereka telah menciptakan bencana bagi diri mereka sendiri, mereka lagi menyiksa diri.
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. QS Ali Imran: 26.
Ketertiban dan ketentraman lebih penting dari kekuasaan maka berjuanglah mewujudkannya. Kegiatan yang mengganggu ketertiban, ketentraman dan merongrong pemerintah yang hampir usai masa jabatannya dan tengah mempersiapkan peralihan kekuasaan melalui pemilihan umum, dengan mengadakan unjuk rasa dengan meninggalkan pekerjaan mencari nafkah, adalah gerakan yang mubazir dan hina. Bila ingin berkuasa capailah dengan cara yang ma'ruf, bukan dengan cara menciptakan kekacauan dan huru hara.
Agar bangsa Mesir tidak musnah seperti umat Nabi Shaleh yakni kaum Tsamud, mereka harus menegakkan ketertiban, ketentraman dan menghormati periode jabatan sebagaimana tersirat dalam anjuran Nabi Yusuf.
61. Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka Shaleh.
Shaleh berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada bagimu
Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan
kamu pemakmurnya, karena itu mohonlah ampunan-Nya, kemudian bertobatlah
kepada-Nya. Sesungguhnya Tuhanku amat dekat (rahmat-Nya) lagi memperkenankan
(do`a hamba-Nya)."
62. Kaum Tsamud berkata: "Hai Shaleh, sesungguhnya kamu
sebelum ini adalah seorang di antara kami yang kami harapkan, apakah kamu
melarang kami untuk menyembah apa yang disembah oleh bapak-bapak kami? dan
sesungguhnya kami betul-betul dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap agama
yang kamu serukan kepada kami."
63. Shaleh berkata: "Hai kaumku, bagaimana pikiranmu
jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan diberi-Nya aku rahmat
(kenabian) dari-Nya, maka siapakah yang akan menolong aku dari (azab) Allah
jika aku mendurhakai-Nya. Sebab itu kamu tidak menambah apapun kepadaku selain
daripada kerugian.
64. Hai kaumku, inilah unta betina dari Allah, sebagai
mu`jizat (yang menunjukkan kebenaran) untukmu, sebab itu biarkanlah dia makan
di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apapun yang
akan menyebabkan kamu ditimpa azab yang dekat."
65. Mereka membunuh unta itu, maka berkata Shaleh:
"Bersukarialah kamu sekalian di rumahmu selama tiga hari, itu adalah janji
yang tidak dapat didustakan."
066. Maka tatkala datang azab Kami, Kami selamatkan Shaleh
beserta orang-orang yang beriman bersama dia dengan rahmat dari Kami dan (Kami
selamatkan) dari kehinaan di hari itu. Sesungguhnya Tuhanmu Dia-lah Yang Maha
Kuat lagi Maha Perkasa.
67. Dan satu suara keras yang mengguntur menimpa orang-orang
yang zalim itu, lalu mereka mati bergelimpangan di rumahnya.
68. Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud. QS Huud: 61-68.
68. Seolah-olah mereka belum pernah berdiam di tempat itu. Ingatlah, sesungguhnya kaum Tsamud mengingkari Tuhan mereka. Ingatlah, kebinasaanlah bagi kaum Tsamud. QS Huud: 61-68.
47. Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun
(lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan
dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan.
48. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat
sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun
sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan. QS Yusuf: 47-48.
Kamis, 11 Juli 2013
DPS Pileg 2014
Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara
Pemilu DPR, DPD dan DPRD 2014
Oleh KPU Kota Tanjung Balai
No
|
Nama Kecamatan
|
Jumlah Desa / kelurahan
|
Jumlah TPS
|
Jumlah
Pemilih
|
||
Laki-laki
|
Perempuan
|
L + P
|
||||
1
|
Tanjung Balai Selatan
|
6
|
57
|
7.541
|
7.950
|
15.491
|
2
|
Tanjung Balai Utara
|
5
|
42
|
6.403
|
6.370
|
12.773
|
3
|
Sei Tualang Raso
|
5
|
52
|
8.326
|
8.274
|
16.600
|
4
|
Teluk Nibung
|
5
|
74
|
11.780
|
11.367
|
23.147
|
5
|
Datuk Bandar
|
5
|
68
|
11.365
|
11.480
|
22.845
|
6
|
Datuk Bandar Timur
|
5
|
62
|
9.848
|
9.515
|
19.363
|
Total
|
31
|
355
|
55.263
|
54.956
|
110.219
|
|
Disyahkan di Tanjung Balai pada tanggal 10 Juli 2013. Periksa nama anda dan keluarga terdaftar sebagai pemilih, di kantor Lurah/Desa.
Senin, 24 Juni 2013
Visi & Misi Gubernur Sumatera Utara Terpilih Periode 2013-2018
Kamis, 20 Juni 2013
Daur Ulang Sampah Pelastik Menjadi Minyak
Persoalan sampah menjadi masalah
serius di kota seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung atau
Makassar termasuk kota kecil seperti Tanjung Balai, karena sampah pelastik butuh waktu ratusan tahun untuk dapat terurai
di alam. Sampah
plastik merupakan penyebab permasalahan sosial maupun
lingkungan, yang belum terpecahkan.
Hingga kini, sampah pelastik banyak sekali, hingga ada komunitas pencinta
lingkungan di Makassar menyebutnya sebagai monster pelastik, dan banyak yang belum
peduli. Mereka pakai sekarang, sudah selesai buang, mau numpuk juga tidak
peduli. Padahal kalau dibuang sembarangan dan bertumpuk bisa bikin tumpat parit dan sungai sehingga bila hujan lebat jalan dan pemukiman kota banjir.
Tong sampah pengolah plastik
dibuat secara khusus, sehingga mampu menghasilkan minyak tanah untuk keperluan
rumah tangga.
Alat ini berupa
kaleng yang dimodifikasi, kemudian ada pipa besi minimum 2m untuk mengalirkan uap panas, melintasi bejana air pendingin, yang mengeluarkan tetesan minyak, dan wadah penampung. Kaleng ini untuk
wadah pemanasan sampah pelastik. Anda dapat membuat sendiri alat pengolahan sampah pelastik, dari bahan kaleng, besi atau guci. Kaleng bekas kemasan biskuit juga bisa, pokoknya menggunakan wadah yang tahan bakar.
Jika pemanasan stabil selama 30 menit, minyak mulai menetes pada ujung pipa.
Problemnya, biaya pengadaan energi untuk memanaskan plastik jauh lebih besar dari harga jual minyak yang dihasilkan. Sehingga secara ekonomi belum layak dilakukan.
Problemnya, biaya pengadaan energi untuk memanaskan plastik jauh lebih besar dari harga jual minyak yang dihasilkan. Sehingga secara ekonomi belum layak dilakukan.
Langganan:
Postingan (Atom)







