Selasa, 18 Oktober 2011

DPRD Kota dapil Tanjung Balai 1 Pemilu 2009

Romay Noor, SE ranking 2 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1859 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara. Bilangan Pembagi Pemilihan di Dapil ini 2.630 suara. Beliau dari Partai Golkar. Ia pun menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 1999-2004 dan 2004-2009. Lahir di Tanjung Balai 12-05-1960. Alamat Jl. Anwar Idris Lk 2 Kelurahan Bunga Tanjung, Datuk Bandar Timur dan Jl. S. Parman No. 83 Kelurahan TB Kota 2, Tanjung Balai Selatan.
Hakim Tjoa Kian Lie ranking 9 dalam dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1095 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara. Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Beliau pun telah menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode sebelumnya 2004-2009. Menjadi Calon Wakil Walikota pada Pilkada 2010 berpasangan dengan Hj Siti Mariani, SSos, MM meraih suara 7,54% dicalonkan berdasarkan suara sah pileg 2009 oleh PDIP, PKDI, PPD, PNBK, PKPI, PPRN dan Partai Kedaulatan.
Lahir di Tanjung Balai 09-06-1968. Alamat Jl. AR Hakim No. 16A Lk 1 Kelurahan Indrasakti, Tanjung Balai Selatan. Alumni SMAN 1 Tanjung Balai 1987.

Roslina Dewi Sirait ranking 12 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 982 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara dari Partai Amanat Nasional. Lahir di Tanjung Balai 24-06-1963. Alamat Jl. Sederhana No. 27 Lk 1 Kelurahan TB Kota 3, Tanjung Balai Utara.
H. Maralelo Siregar ranking 13 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 982 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara. Dari Partai Golkar. Lahir di Tapanuli Selatan 31-12-1955. Alamat Jl. Anwar Idris Lk 2, Kelurahan Bunga Tanjung, Datuk Bandar Timur dan Jl. Cokroaminoto No.15, Kelurahan Indra Sakti, Tanjung Balai Selatan.
Yuslin Hasibuan ranking 21 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 734 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB). Lahir di Tanjung Balai 09-10-1970. Alamat Jl. Masturi No. 12 Kelurahan TB Kota 3, Tanjung Balai Utara.
H. Hamdayani Tampubolon ranking 23 dalam capaian suara secara individual dari 25 anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014. Ia meraih 537 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara. Dari Partai Patriot. Lahir di Tanjung Balai 10-08-1965. Alamat Jl. Pattimura Lk 3 [TPS 6] Kelurahan Pantai Burung, Tanjung Balai Selatan. Alumni SMAN 1 Tanjung Balai 1986.
Raja KAMILUDDIN, ranking 24 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 428 suara di Dapil Tanjung Balai I Kecamatan Tanjung Balai Selatan & Kecamatan Tanjung Balai Utara, dari Partai Demokrat. Ia pun menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2004-2009, dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Beliau lahir di Kisaran 15-06-1960. Alamat Jl. Pepaya Lk 2 [TPS 7] Kelurahan TB Kota 2, Tanjung Balai Selatan.

DPRD Kota dapil Tanjung Balai 2 Pemilu 2009

Drs Hariono ranking 1 (pertama) dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, ia meraih 2045 suara di Dapil Tanjung Balai 2 Kecamatan Datuk Bandar & Kecamatan Datuk Bandar Timur. Bilangan Pembagi Pemilihan di Dapil ini 2.821 suara. Dari Partai Kebangkitan Bangsa. Lahir di Tanjung Balai 04-03-1968. Alamat Jl. Jend. Sudirman Lk 2 [TPS 4] Kelurahan Pahang, Datuk Bandar.
Beliau pernah menjadi Calon Wakil Walikota Tanjung Balai pada Pilkada 2005 dan 2010. Pilkada 2005 berpasangan dengan Calon Walikota Ir H Mamora Sirait didukung oleh PDIP, PKPI dan Partai Patriot Pancasila. Pilkada 2010 berpasangan dengan Calon Walikota Drs Khairul Fuad, BA didukung oleh PKPB dan PKB.
Alumni Fakultas Dakwah IAIN Medan, SMAN 1 Tanjung Balai.

Encen Sitorus, SH ranking 3 dalam capaian suara secara individual dari 25 anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1776 suara di Dapil II Kecamatan Datuk Bandar & Kecamatan Datuk Bandar Timur. Dari Partai Patriot. Lahir di Tanjung Balai 24-09-1964. Alamat Jl. Nelayan Lk 1 Kelurahan Selat Tanjung Medan, Datuk Bandar Timur.
Artati, SE ranking 6 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1418 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur. Dari Partai Golongan Karya. Ia pun menjadi anggota DPRD pada periode 2004-2009. Lahir di Pandeglang 19-10-1965. Alamat Jl.Harmonis/Mahoni Lk 1 Kelurahan Selat Lancang, Datuk Bandar Timur.
Eka Hadi Sucipto, SE ranking 14 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 979 suara pemilih di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur. Ia pun menjadi anggota DPRD periode 2004-2009 dari Partai Golongan Karya. Lahir di Medan 25-02-1970. Alamat Jl. Jamin Ginting/Alteri Lk 3 Kelurahan Sirantau, Datuk Bandar.
Pernah menjadi Calon Walikota Tanjung Balai di Pilkada 2010 berpasangan dengan Afrizal Zulkarnain, SAg meraih posisi kedua dalam raihan suara, didukung oleh Partai Hanura, Partai Patriot dan Partai Keadilan Sejahtera. Alumni Fakultas Ekonomi USU Medan, SMAN 1 Tanjung Balai 1989, SMPN 1 Tanjung Balai 1986 dan SD Al Ulum Medan 1983.

Zainuddin, SE ranking 15 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 973 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur. Dari Partai Amanat Nasional. Lahir di Tanjung Balai 13-01-1978. Alamat Jl. Anwar Idris Lk 6 Kelurahan Bunga Tanjung, Datuk Bandar Timur.
Dahnil Karo-karo ranking 17 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 944 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur, dari Partai Hati Nurani Rakyat. Lahir di Pantai Cermin 06-10-1961. Alamat Jl. Bogenvil Lk 1 [TPS 4] Kelurahan Selat Lancang, Datuk Bandar Timur.
Selamat Simangunsong ranking 19 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 793 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur, dari Partai Demokrat. Lahir di Padang Mahondang 08-06-1968. Alamat Komplek Tanjung Permai Blok A Kelurahan Bunga Tanjung, Datuk Bandar Timur.
Leiden Butar-butar ranking 20 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 774 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur, dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Lahir di Tanjung Balai 07-05-1966. Alamat Jl. Jamin Ginting/Alteri Lk 6 Kelurahan Sirantau, Datuk Bandar.
Dra Ainul Fuad ranking 22 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 694 suara di Dapil Tanjung Balai II Kecamatan Datuk Bandar & Datuk Bandar Timur. Dari Partai Karya Peduli Bangsa. Lahir di Tanjung Balai 23-04-1965. Alamat Jl. HM Nur Lk 2 Kelurahan Pahang, Datuk Bandar

DPRD Kota dapil Tanjung Balai 3 Pemilu 2009


Nessy Ariyani ranking 4 dalam capaian suara secara individual dari 25 anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1576 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Bilangan Pembagi Pemilihan di Dapil ini 2.749 suara. Dari Partai Hati Nurani Rakyat. Lahir di Teluk Nibung 28-05-1971. Alamat Jl. Jend. Sudirman No. 98 Lk 2 Kelurahan TB Kota 1, Tanjung Balai Selatan.
Muhammad Yusuf ranking 5 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1436 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Dari Partai Persatuan Pembangunan. Lahir di Tanjung Balai 23-10-1967. Alamat Jl. Sei Gebang Lk 5 Kelurahan Pasar Baru, Sei Tualang Raso. Alumni SMAN 1 Tanjung Balai 1987.
RIDWAN, Amd ranking 7 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1245 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Dari Partai Demokrat. Lahir di Teluk Nibung 05-01-1970. Alamat Jl. Bunga Raya Lk 3 Kelurahan Pahang, Datuk Bandar. Alumni Akademi Maritim Indonesia Medan jurusan Pelayaran Niaga 1998.
Said Budy Syafril, SH ranking 8 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjjung Balai periode 2009-2014, meraih 1224 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung, dari Partai Golongan Karya. Lahir di Tanjung Balai 12-04-1974. Alamat Jl. Sei Cimandiri Lk 1 Kelurahan Muara Sentosa, Sei Tualang Raso.
Surya Darma AR ranking 10 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 1002 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Lahir di Teluk Nibung 04-08-1971. Alamat Jl. Yos Sudarso Lk 3 Kelurahan Beting Kuala Kapias, Teluk Nibung. Alumni SMAN 1 Tanjung Balai.
Wahyu Junaidi, SP ranking 11 (sebelas) dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014 dalam capaian suara secara individual. Ia meraih 1001 suara pemilih di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Kader muda Partai Golkar ini termuda di antara anggota DPRD Kota Tanjung Balai. Lahir di Medan 23-06-1978 suami dari Sandra Irani. Alamat Jl. Burhanuddin Lk 4, Kelurahan Perjuangan, Teluk Nibung.
Hj. Zainab Hadi, Lc ranking 16 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 954 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Lahir di Tanjung Balai 21-10-1952. Terpilih menjadi Wakil Ketua DPRD Dari Partai Demokrat periode 2009-2014. Alamat Jl. Masjid Lk 4 Kelurahan Keramat Kubah, Sei Tualang Raso.
Syahrial Bakti, SH ranking 18 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 867 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung, dari Partai Kebangkitan Bangsa. Lahir di Kapias Batu VIII 28-04-1959. Alamat Jl. Tembok Baru Lk 1 Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Teluk Nibung.
Afrizal Zulkarnaen, SAg ranking 25 dalam capaian suara secara individual dari 25 orang anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2009-2014, meraih 295 suara di Dapil Tanjung Balai III Kecamatan Sei Tualang Raso & Kecamatan Teluk Nibung. Dari Partai Keadilan Sejahtera. Lahir di Tanjung Balai 26-07-1972. Alamat Jl. M Abbas Gg Amanah Lk 3 Kelurahan TB Kota 2, Tanjung Balai Selatan.
Pernah menjadi Calon Wakil Walikota Tanjung Balai di Pilkada 2010 berpasangan dengan Eka Hadi Sucipto, SE meraih posisi kedua dalam raihan suara, didukung oleh Partai Hanura, Partai Patriot dan Partai Keadilan Sejahtera.
Alumni Fakultas Syariah IADU Asahan

Kamis, 13 Oktober 2011

Anggota DPRD Provinsi Dapil Sumatera Utara 4


Drs Khairul Fuad, BA alias Haji Buyung Lahir di Tanjung Balai 14-05-1962 Alamat Jl. Jend. Sudirman No. 47 Lk 4 [TPS 6] Kelurahan TB Kota 1, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai. 
Pernah menjadi anggota DPRD Kota Tanjung Balai periode 2004-2009 dari Partai Bulan Bintang namun mengundurkan diri Desember 2004, menjadi Calon Walikota Tanjung Balai dalam Pilkada 2005 dan 2010. Pada Pilkada 2005 berpasangan dengan Calon Wakil Walikota Ilham Khaliq, BA didukung oleh PKPB, PPDK, PBR dan PAN. Pilkada 2010 berpasangan dengan Calon Wakil Walikota Drs Hariono didukung oleh PKPB dan PKB. 
Lulusan S1 Fisipol USU, sarjana muda Fakultas Ushuluddin IAIN Medan, SMAN 1 Tanjung Balai 1981 ini sukses menjadi anggota Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dari Partai Demokrat, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.





Mustofawiyah Sitompul, SE Lahir di Binanga 04-06-1961 Alamat Jl. STM / Suka Ekan No. 30-A Medan.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan Sekretaris Fraksi Partai Demokrat periode 2009-2014, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.

Muslim Simbolon, SAg Lahir di Binjei Serangan 20-03-1972 Alamat Jl. Alfalah No. 29 Glugur Darat Medan
Wakil Sekretaris Fraksi PAN dan Anggota Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dari Partai Amanat Nasional, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.

H.Zulkarnain,ST Lahir di Kisaran 13-01-1970 Alamat Jl.Setia Budi Ps II Gg.Flamboyan no.21 dan Ps I Gg.Bahagia Medan
ini dipercaya menjadi Sekretaris Komisi C DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dari Partai Keadilan Sejahtera, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.



Drs H Bustami, HS Lahir di Sei Pasir 25-04-1967 Mantan Ketua DPRD Kabupaten Asahan periode 2004-2009.
Kader Partai Persatuan Pembangunan ini dipercaya menjadi Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dari Partai Persatuan Pembangunan, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.



H. Syamsul Hilal Alamat Jalan Kejaksaan Medan. Berpengalaman menjadi anggota DPRD Sumut periode 2004-2009 dari PDI Perjuangan.
Wakil ketua Fraksi PDI Perjuangan dan anggota Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.



Ir Marasal Hutasoit Lahir di Tebing Tinggi 26-02-1956 Alamat Jl. Turi Gg. Perhubungan No. 7 Medan
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 ini sukses menjadi anggota Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dari Partai Damai Sejahtera, ia meraih suara pada Pemilu legislatif 2009 di Dapil Sumatera Utara IV Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dan Kota Tanjung Balai.

Jumat, 07 Oktober 2011

Dahulu Tanjung Balai Ibukota Asahan


Tengku Alexander, Tengku Abraham (Sultan Asahan XII), Drs Thamrin Munthe, M Hum dan Tengku Muhammad Iqbal
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini). QS Muhammad: 38.
Untuk mengenang sejarah Kota Tanjung Balai, Pemko telah berkenan membangun  BALAI di tepi tanjung sungai asahan
140. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim,
141. dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. QS Ali Imran: 140-141.



Perjalanan Sultan Aceh “Sultan Iskandar Muda” ke Johor dan Malaka pada tahun 1612 dapat dikatakan sebagai awal dari Sejarah Asahan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan Sultan Iskandar Muda beristirahat di kawasan sebuah hulu sungai, yang kemudian dinamakan ASAHAN. Perjalanan dilanjutkan ke sebuah “Tanjung” yang merupakan pertemuan antara sungai Asahan dengan sungai Silau, kemudian bertemu dengan Raja Simargolang. Di tempat itu juga, Sultan Iskandar Muda mendirikan sebuah pelataran sebagai “Balai” untuk tempat menghadap, yang kemudian berkembang menjadi perkampungan. Perkembangan daerah ini cukup pesat sebagai pusat pertemuan perdagangan dari Aceh dan Malaka, sekarang ini dikenal dengan “Tanjung Balai”.

Dari hasil perkawinan Sultan Iskandar Muda dengan salah seorang puteri Raja Simargolang lahirlah seorang putera yang bernama Abdul Jalil yang menjadi cikal bakal dari kesultanan Asahan. Abdul Jalil dinobatkan menjadi Sultan Asahan I. Pemerintahan kesultanan Asahan dimulai tahun 1630 yaitu sejak dilantiknya Sultan Asahan I s.d. XI. Selain itu di daerah Asahan, pemerintahan juga dilaksanakan oleh datuk-datuk di Wilayah Batu Bara dan ada kemungkinan kerajaan-kerajaan kecil lainnya. Tanggal 22 September 1865, kesultanan Asahan berhasil dikuasai Belanda. Sejak itu, kekuasaan pemerintahan dipegang oleh Belanda.
Kekuasaan pemerintahan Belanda di Asahan/Tanjung Balai dipimpin oleh seorang Kontroler, yang diperkuat dengan Gouverments Besluit tanggal 30 September 1867, Nomor 2 tentang pembentukan Afdeling Asahan yang berkedudukan di Tanjung Balai dan pembagian wilayah pemerintahan dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu:
1. Onder Afdeling Batu Bara
2. Onder Afdeling Asahan
3. Onder Afdeling Labuhan Batu.

Kerajaan Sultan Asahan dan pemerintahan Datuk-Datuk di wilayah Batu Bara tetap diakui oleh Belanda, namun tidak berkuasa penuh sebagaimana sebelumnya. Wilayah pemerintahan Kesultanan dibagi atas Distrik dan Onder Distrik yaitu:
1. Distrik Tanjung Balai dan Onder Distrik Sungai Kepayang.
2. Distrik Kisaran.
3. Distrik Bandar Pulau dan Onder Distrik Bandar Pasir Mandoge.

Sedangkan wilayah pemerintahan Datuk-datuk di Batu Bara dibagi menjadi wilayah Self Bestuur yaitu:
1. Self Bestuur Indrapura
2. Self Bestuur Lima Puluh
3. Self Bestuur Pesisir
4. Self Bestuur Suku Dua ( Bogak dan Lima Laras ).

Pemerintahan Belanda berhasil ditundukkan Jepang (tanggal 13 Maret 1942), sejak saat itu Pemerintahan Fasisme Jepang disusun menggantikan Pemerintahan Belanda. Pemerintahan Fasisme Jepang dipimpin oleh Letnan T. Jamada dengan struktur pemerintahan Belanda yaitu Asahan Bunsyu dan bawahannya Fuku Bunsyu Batu bara. Selain itu, wilayah yang lebih kecil di bagi menjadi Distrik yaitu Distrik Tanjung Balai, Kisaran, Bandar Pulau, Pulau Rakyat dan Sei Kepayang. Pemerintahan Fasisme Jepang berakhir pada tanggal 14 Agustus 1945 dan 17 Agustus 1945 Kemerdekaan Negara Republik Indonesia diproklamirkan. Sesuai dengan perkembangan Ketatanegaraan Republik Indonesia, maka berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1945, Komite Nasional Indonesia Wilayah Asahan di bentuk pada bulan September 1945. Pada saat itu pemerintahan yang di pegang oleh Jepang sudah tidak ada lagi, tapi pemerintahan Kesultanan dan pemerintahan Fuku Bunsyu di Batu Bara masih tetap ada. Tanggal 15 Maret 1946, berlaku struktur pemerintahan Republik Indonesia di Asahan dan wilayah Asahan di pimpin oleh Abdullah Eteng sebagai kepala wilayah dan Sori Harahap sebagai wakil kepala wilayah, sedangkan wilayah Asahan dibagi atas 5 (lima) Kewedanan, yaitu:

1. Kewedanan Tanjung Balai
2. Kewedanan Kisaran
3. Kewedanan Batubara Utara
4. Kewedanan Batubara Selatan
5. Kewedanan Bandar Pulau.

Kemudian setiap tahun tanggal 15 Maret diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Asahan.
Pada Konferensi Pamong Praja se-Keresidenan Sumatera Timur pada bulan Juni 1946 diadakan penyempurnaan struktur pemerintahan, yaitu:
1. Sebutan Wilayah Asahan diganti dengan Kabupaten Asahan
2. Sebutan Kepala Wilayah diganti dengan sebutan Bupati
3. Sebutan Wakil Kepala Wilayah diganti dengan sebutan Patih
4. Kabupaten Asahan dibagi menjadi 15 (lima belas ) Wilayah Kecamatan terdiri dari;

a. Kewedanan Tanjung Balai dibagi atas 4 (empat) Kecamatan, yaitu :
  1. Kecamatan Tanjung Balai
  2. Kecamatan Air Joman
  3. Kecamatan Simpang Empat
  4. Kecamatan Sei Kepayang
b. Kewedanan Kisaran dibagi atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu :
  1. Kecamatan Kisaran
  2. Kecamatan Air Batu
  3. Kecamatan Buntu Pane
c. Kewedanan Batubara Utara terdiri atas 2 (dua) Kecamatan, yaitu:
  1. Kecamatan Medang Deras
  2. Kecamatan Air Putih
d. Kewedanan Batu Bara Selatan terdiri atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu:
  1. Kecamatan Talawi
  2. Kecamatan Tanjung Tiram
  3. Kecamatan Lima Puluh
e. Kewedanan Bandar Pulau terdiri atas 3 (tiga) Kecamatan, yaitu:
  1. Kecamatan Bandar Pulau
  2. Kecamatan Pulau Rakyat
  3. Kecamatan Bandar Pasir Mandoge.
Berdasarkan keputusan DPRD-GR Tk. II Asahan No. 3/DPR-GR/1963 Tanggal 16 Pebruari 1963 diusulkan ibukota Kabupaten Asahan dipindahkan dari Kotamadya Tanjung Balai ke kota Kisaran dengan alasan supaya Kotamadya Tanjung Balai lebih dapat mengembangkan diri dan juga letak Kota Kisaran lebih strategis untuk wilayah Asahan. Hal ini baru teralisasi pada tanggal 20 Mei 1968 yang diperkuat dengan peraturan pemerintah Nomor 19 Tahun 1980, Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor 28, Tambahan Negara Nomor 3166.

Pada tahun 1982, Kota Kisaran ditetapkan menjadi Kota Administratif berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1982, Lembaran Negara Nomor 26 Tahun 1982. Dengan adanya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 821.26-432 tanggal 27 Januari 1986 dibentuk Wilayah Kerja Pembantu Bupati Asahan dengan 3 (tiga) wilayah Pembantu Asahan, yaitu :

1. Pembantu Bupati Wilayah-I berkedudukan di Lima Puluh meliputi :
a. Kecamatan Medang Deras
b. Kecamatan Air Putih
c. Kecamatan Lima Puluh
d. Kecamatan Talawi
e. Kecamatan Tanjung Tiram

2. Pembantu Bupati Wilayah-II berkedudukan di Air Joman meliputi :
a. Kecamatan Air Joman
b. Kecamatqan Meranti
c. Kecamatan Tanjung Balai
d. Kecamatan Simpang Empat
e. Kecamatan Sei Kepayang

3. Pembantu Bupati Wilayah-III berkedudukan di Buntu Pane meliputi:
a. Kecamatan Buntu Pane
b. Kecamatan Bandar Pasir Mandoge
c. Kecamatan Air Batu
d. Kecamatan Pulau Rakyat
e. Kecamatan Bandar Pulau

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 4 Tahun 1981 dan Peraturan Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 5 Tahun 1983 tentang Pembentukan, Penyatuan, Pemecahan dan Penghapusan Desa di Daerah Tingkat II Asahan telah dibentuk 40 ( empat puluh) Desa Persiapan dan Kelurahan Persiapan sebanyak 15 (lima belas) yang tersebar dibeberapa Kecamatan, yang peresmian pendefinitifan-nya dilaksanakan oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara pada tanggal 20 Pebruari 1997, sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 146/2622/SK/Tahun 1996 tanggal 7 Agustus 1996.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Utara Nomor 138/ 814.K/Tahun 1993 tanggal 5 Maret 1993 telah dibentuk Perwakilan Kecamatan di 3 (tiga) Kecamatan, masing-masing sebagai berikut :
1. Perwakilan Kecamatan Sei Suka di Kecamatan Air Putih
2. Perwakilan Kecamatan Sei Balai di Kecamatan Tanjung Tiram
3. Perwakilan Kecamatan Aek Kuasan di Kecamatan Pulau Rakyat.

Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Asahan no. 323 tanggal 20 September 2000 dan Peraturan Daerah Kabupaten Asahan no. 28 tanggal 19 September 2000 telah menetapkan tiga kecamatan perwakilan yaitu Kecamatan Sei Suka, Aek Kuasan dan Sei Balai menjadi kecamatan yang Definitif. Kemudian berdasarkan Peraturan Bupati Asahan Nomor 9 Tahun 2006 tanggal 30 Oktober 2006 dibentuk 5 (lima ) desa baru hasil pemekaran yaitu :

- Desa Tomuan Holbung, pemekaran dari desa Huta Padang, Kec. BP Mandoge
- Desa Mekar Sari, pemekaran dari desa Pulau Rakyat Tua, Kec. Pulau Rakyat
- Desa Sipaku Area, pemekaran dari desa Simpang Empat, kec. Simpang Empat
- Desa Sentang, pemekaran dari desa Lima Laras, kec. Tanjung Tiram
- Desa Suka Ramai, pemekaran dari desa Limau Sundai, kec. Air Putih.


Pada pertengahan tahun 2007 berdasarkan Undang-undang RI Nomor 5 tahun 2007 tanggal 15 Juni 2007 tentang pembentukan Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan dimekarkan menjadi dua Kabupaten yaitu Asahan dan Batu Bara. Wilayah Asahan terdiri atas 13 kecamatan sedangkan Batu Bara 7 kecamatan. Tanggal 15 Juni 2007 juga dikeluarkan keputusan Bupati Asahan Nomor 196-Pem/2007 mengenai penetapan Desa Air Putih, Suka Makmur dan Desa Gajah masuk dalam wilayah Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan. Sebelumnya ketiga desa tersebut masuk dalam wilayah kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara, namun mereka memilih bergabung dengan Kabupaten Asahan.

Struktur Pemerintahan Kabupaten Asahan pada saat ini terdiri dari:
  • Sekretariat Daerah Kab. Asahan
  • Sekretariat DPRD Kab. Asahan
  • 1 Inspektorat
  • 16 Dinas Daerah
  • 7 Lembaga Teknis Daerah berbentuk
Badan dan 3 berbentuk Kantor
  •  13 Kecamatan
  •  149 D e s a
  •  27 Kelurahan
Dari mulai berdirinya Kabupaten Asahan yaitu pada tanggal 15 Maret 1946 sampai dengan sekarang, Kabupaten Asahan dipimpin oleh Bupati Asahan yaitu:
  1. ABDULLAH ETENG  15-3-1946 s/d 30-1-1954 
  2. RAKUTTA SEMBIRING  1-2-1954 s/d 29-2-1960 
  3. H. ABDUL AZIZ  1-3-1960 s/d 3-5-1960 
  4. USMAN J S.   4-5-1960 s/d. 10-5-1966
  5. H. A. MANAN SIMATUPANG  11-5-1966 s/d 31-1-1979
  6. Drs. IBRAHIM GANI sebagai pelaksana Bupati  1-2-1979 s/d 2-3-1979
  7. DR. BAHMID MUHAMMAD  2-3-1979 s/d 2-3-1984 
  8. H. A. RASYID NASUTION, SH sebagai pelaksana Bupati  2-3-1984 s/d 17-3-1984 
  9. ABD. WAHAB DALIMUNTE, SH sebagai pelaksana Bupati  17-3-1984 s/d 22-6-1984 
  10. H. ZULFIRMAN SIREGAR  22-6-1984 s/d 22-6-1989 
  11. H. RIHOLD SIHOTANG periode I  22-6-1989 s/d 22-6-1994 
  12. H. RIHOLD SIHOTANG peroide II  22-6-1994 s/d Juli 1999 
  13. Drs. H. FACHRUDDIN LUBIS sebagai pelaksana Bupati  7 - 1999 s/d 12-1- 2000 
  14. Drs. HAKIMIL NASUTION sebagai pelaksana Bupati  12-1-2000 s/d 25-3-2000 
  15. Drs. H. RISUDDIN  25-3-2000 s/d 25-3-2005 
  16. Ir. H. SYARIFULLAH HARAHAP, Msi sebagai pelaksana Bupati  25-3-2005 s/d 8-8-2005
  17. Drs. H. RISUDDIN  8-8-2005 s/d 2010 
  18. Drs H Taufan Gama Simatupang, MAP 2010 - 2015
Wakil Bupati H Surya, BSc
Lahir di Pulau Raja 22-05-1955 Alumni ITTM Medan
Bupati Asahan
Bupati Drs H Taufan Gama Simatupang, MAP 
Lahir di Medan 28-08-1963 Alumni S2 UMA Medan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah-GR Kabupaten Asahan sebagai berikut :
  1. SYEH ISMAIL ABDUL WAHAB  27-1-1945 s/d 26-1-1947 
  2. SAIDI MULI  27-1-1947 s/d 17-8-1957 
  3. H. AHMAD DAHLAN  17-8-1957 s/d 4-6-1960 
  4. USMAN SAID  4-6-1960 s/d 31-8-1965
  5. NUR ARMANSYAH  31-8-1965 s/d 15-2-1967
Sedangkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Asahan adalah :
Benteng Panjaitan, SH dari Partai Golkar Ketua DPRD 2009-2014
  1. AHMAD SALEH  15-2-1967 s/d 17-11-1972 
  2. NURMANSYAH  17-2-1972 s/d 11-8-1977 
  3. Dr. BAHMID MUHAMMAD  11-8-1977 s/d 2-3-1979 
  4. H. A. EFFENDY HASYIM  6-10-1979 s/d 11-8-1982 
  5. H. SUPARMIN  11-8-1982 s/d 11-7-1987 
  6. H. SAID YUSUF  11-7-1987 s/d 11-7-1992 
  7. H. AMINUDDIN SIMBOLON  11-7-1992 s/d 25-7-1997 
  8. H. AMINUDDIN SIMBOLON  25-7-1997 s/d 7-9-1999 
  9. H. SYAMSUL BAHRI BATUBARA 14-10-1999 - 2004 
  10. Drs H BUSTAMI, HS  2004 - 2009
  11. Benteng Panjaitan, SH  2009-2014
Drs H Bustami, HS dari PPP Ketua DPRD 2004-2009

Kamis, 29 September 2011

Anggota DPR Dapil Sumatera Utara 3 PEMILU 2009


Ruhut Poltak Sitompul, SH Lahir di Medan 24-03-1954 Alamat Jl. Bangka XI-C/32 Jakarta Selatan. Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat ini sebelumnya telah lebih dahulu sukses sebagai advokat dan artis sinetron. Pernah menjadi pegawai di Badan Pertanahan Nasional, Penatar BP-7 di DKI Jakarta dan Manggala BP-7 Pusat. Alumni Fakultas Hukum Padjajaran Bandung ini lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 67.162 suara, raihan suaranya secara individual bertengger di ranking pertama
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



H. NASRIL BAHAR, SE Anggota Komisi VI DPR RI periode 2004-2009 dan 2009-2014. Lahir di Medan 31-12-1964. Alamat Jl. Sakti Lubis No. 416 Medan.
Selain kader PARTAI AMANAT NASIONAL dan Muhammadiyah, sebelum terjun ke dunia politik beliau adalah pengusaha fashion yang termasyhur di Medan. Alumni Fakultas Ekonomi UMSU ini kembali lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 63.468 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



EDI RAMLI SITANGGANG, SH Lahir di Pematang Siantar 13-10-1953 Alamat Jl. Cakrawijaya XII/18 Jakarta Timur.
Anggota Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat. Alumni Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1996) ini lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 58.675 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



Ir. ALI WONGSO HALOMOAN SINAGA Lahir di Sidikalang 10-12-1954 Alamat Jl. Sekolah Kencana I/9 Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Anggota Komisi V DPR RI dari Partai Golongan Karya. Alumni Filsafat Fakultas Sastra Universitas Indonesia, Teknik Sipil Institut Sains & Teknologi Nasional,dan SMAN 1 Medan ini lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 45.954 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



H. Tritamtomo, SH Lahir di Bogor 15-02-1951 Alamat Jl. Kahfi Raya 22A Ciganjur, Jakarta Selatan. Lulusan Akabri Magelang ini pernah menjadi Pangdam I Bukit Barisan (2002-2005) dan bertarung dalam Pilgubsu 2008. Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Beliau lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 43.890 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



MAIYASYAK JOHAN, SH, MH Lahir di Kisaran 03-11-1956 Alamat Jl. KPBD 56-57, Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Selatan.
Gelar Sarjana Hukum dicapainya di FH USU, Magister Hukum di FH UI dan S3 di Unpad Bandung. Sebelum menjadi anggota DPR ia advokat di Law Office Maiyasyak-Raharjo & Partners Jakarta (1997-2004), Pembantu Rektor IV Universitas Amir Hamzah Medan (2000-2002) dan Konsultan Hukum Bank Indonesia (2000).
Anggota Komisi XI DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan. Mantan anggota DPR periode 2004-2009. Kembali menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 43.542 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



ANSORY SIREGAR Lahir di Bangun Purba 10-06-1965 Alamat Tebet Barat II/3 RT 04/02 Jakarta. Selain Bahasa Indonesia ia juga mengerti Bahasa Arab.
S1 dicapainya di Universitas Damaskus Syiria. Ia pun alumni Pondok Pesantren Darussalam Gontor. Pernah menjadi dosen Islamic Centre Den Haag Belanda, STI Al-Hikmah, Ma`had Al-Furqon, Ma`had Al-Mubaroq dan guru SMPIT Al-Hikmah Jakarta.
Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera periode 2009-2014. Beliau pun telah menjadi anggota DPR periode 2004-2009. Kembali lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 43.287 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



Dr. CAPT. ANTHON SIHOMBING Lahir di Tapanuli 28-02-1952 Alamat Jl. Pramuka Jaya VI/14 Matraman, Jakarta Timur.
Pendidikan S3 dilaluinya di Universitas Satyagama, S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (1982), S1 di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (1977).
Pernah berkarir sebagai Promotor Tinju Profesional berklasifikasi Internasional (1988-1998) dan Speedtrans Intercon Cargo sejak 1987. Pernah menjadi anggota DPR pengganti antar waktu 2002-2004 Fraksi Golkar.
Anggota Komisi IV dari Partai Golkar periode 2009-2014 ini, lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 32.354 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



IMRAN MUCHTAR Lahir di Tanjung Pura 24-05-1957 Alamat Jl. Kesatria No. 8 Tanjung Gusta, Medan. Alumni Akademi Penilik Kesehatan Teknologi Sanitasi Jakarta (1981). Sebelum menjadi anggota DPR, beliau bekerja sebagai agen penjualan hasil laut dan bumi di tempat kelahirannya Langkat. Ia pun anggota Majlis Ulama Indonesia di Sumatera Utara.
Anggota Komisi VIII dari Partai Demokrat periode 2009-2014 ini, lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 27.574 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara



MARTIN HAMONANGAN HUTABARAT Lahir di Pematang Siantar 26-11-1951 Alamat Jl. Minyak I/6 Duren Tiga, Jakarta Selatan. Pernah menjadi anggota DPR 1987-1992 dari Golongan Karya dan BP 7 Pusat 1980-1999.
Anggota Komisi III dari Partai Gerakan Indonesia Raya periode 2009-2014 ini, lolos menjadi anggota DPR berdasarkan raihan 16.122 suara Pemilu 2009
Daerah Pemilihan SUMATERA UTARA III
Kab. Asahan | Kota Tanjung Balai | Kota Pematang Siantar
Kab. Simalungun | Kab. Pakpak Bharat | Kab. Dairi | Kab. Karo
Kota Binjai | Kab. Langkat | Kab. Batubara