Kamis, 02 Agustus 2012

Pendayagunaan Anggaran Infrastruktur


Warga menghendaki perbaikan jalan, sebagai bentuk sindiriran, warga menanam pohon sawit di tengah jalan yang
rusak parah, Jalan Jenderal Sudirman km 6 Sijambi, Datuk Bandar, Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Serapan anggaran infrastruktur paling payah, cenderung dibelanjakan di akhir tahun dan bersisa dalam jumlah besar. Tapi kegiatan ini paling diharap warga.

Jalan rusak bukan cuma menghambat laju lalu lintas, juga laju pertumbuhan ekonomi (efek akselerasi dan multiflernya tertekan dan mengangkat inflasi bila dibelanjakan serentak di ujung tahun).
Tetapi mampu menambah laju kerusakan kendaraan dan kecelakaan.

Gubernur, Bupati dan Walikota nyaris tak peduli mendorong percepatan serapannya, tahun ke tahun nyaris tiada beda.
Mengapa Kepala Dinas Bina Marga/PU yang lemah kinerja susah diganti ?

Kelak kita harus lebih kritis terhadap calon kepala daerah, yang peduli hal ini yang wajar terpilih.
Jangan biarkan pemilihmu terus menyesali coblosannya kemarin. Segeralah insaf dan tangkas menindak lanjuti seruan penggunaan anggaran yang proporsional sepanjang tahun, agar lebih berfaedah bagi warga dan pertumbuhan perekonomian di aspek lainnya. 

Sesuai sumpah dan janji sebagai kepala daerah:

Demi Allah (Tuhan), saya bersumpah/berjanji akan memenuhi kewajiban
saya sebagai kepala daerah/ wakil kepala daerah dengan sebaik-baiknya
dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala
undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta
berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa.

Tidak ada komentar: